Berikut adalah Contoh untuk mengunakan Vlookup &
Hlookup.


Langkah-Langkahnya untuk mengerjakan seperti di atas adalah
sebagai berikut.
Sebelumnya pada gambar diatas ada beberapa tabel yang masih
kosong,sebagai berikut :
1.
Posisi
2.
Agen
3.
Berangkat dari
4.
Tujuan
5.
Bongkar
6.
Muat
7.
Biaya(Bongkar,Muat,Tambahan,Pajak)
8.
Total
9.
Keterangan
Dibawah ini adalah cara untuk mengerjakan
tabel tabel yang masih kosong
1.Posisi rumusnya adalah =VLOOKUP(LEFT(B6;1);$B$22:$D$26;2;FALSE)
2.Agen rumusnya adalah =VLOOKUP(LEFT(B6;1);$B$22:$D$26;3;FALSE)
3.Berangkat dari adalah =HLOOKUP(MID(B6;5;4);$F$22:$J$24;2;FALSE)
4.tujuan adalah =HLOOKUP(MID(B6;5;4);$F$22:$J$24;3;FALSE)
5.Bongkar adalah =VLOOKUP(F6;$B$29:$C$33;2;FALSE)
6.Muat adalah =VLOOKUP(G6;$E$29:$F$33;2;FALSE)
7.Biaya:
Ø
Bongkar adalah =VLOOKUP(C6;$H$29:$J$33;2;FALSE)
Ø
Muat adalah =VLOOKUP(C6;$H$29:$J$33;3;FALSE)
Ø
Tambahan adalah =IF(G6="surabaya";(J6+K6)*5%;(J6+K6)*10%)
Ø
Pajak adalah =IF(G6="surabaya";(J6+K6)*2,5%;(J6+K6)*5%)
8.Total adalah =SUM(J6+K6+L6)-M6
9. Keterangan adalah =IF(G6="singapura";"internasional";"domestik")
Bila ada kekurangan harap di comment dibawah karena comment
dari kalian adalah bentuk motivasi dan akan membuat saya lebih creatif
https://drive.google.com/drive/u/0/my-drive